Tahap Perkembangan Anak Sesuai Dengan Kebutuhan Gizi


Perkembangan anak sangat menjadi fokus utama para orang tua. Apa lagi menyaksikan langsung bagaimana tumbuh kembang anak menjadi momen paling berharga bagi tiap orang tua. Ya, betapa bahagianya Anda bisa mengikuti proses perkembangan si kecil. Menyaksikan langsung bagaimana anak belajar miring, duduk, merangkak, berdiri hingga berjalan merupakan hal terindah dan tak akan terulang kembali nantinya. 

Tahap Perkembangan Anak 

Perkembangan anak tidak serta merta berlangsung dalam satu waktu. Ada proses dan tahapan yang harus dilalui si kecil. Nah lebih lengkapnya, berikut akan kami ulas mengenai tahap-tahap perkembangan anak. 

1. Fisik 

Perkembangan fisik pada anak bisa sangat terlihat dengan adanya perubahan fisik yang terjadi. Perkembangan anak dari segi fisik biasanya ditinjau dari pertambahan berat badan, tinggi badan, otak, motorik kasar, dan motorik halus. 

Jika berbicara mengenai berat badan maka faktor makanan menjadi pemicunya. Sangat baik jika seorang anak memiliki berat badan yang ideal, tetapi kebanyakan ada beberapa anak yang tumbuh dengan berat badan yang berlebih. Di sinilah peran orang tua yang harus mengendalikan porsi makanan atau camilan yang diberikan pada bayi agar berat badan bayi tetap normal. 

2. Kognitif 

Selain fisik, perkembangan anak yang tak kalah pentingnya adalah perkembangan kognitif. Perkembangan kognitif menurut Piaget ada 4 tahap: 

a. Tahap sensori motor (0-2 tahun) 
Pada tahap ini anak mampu mengasimilasi dan mengakomodasi informasi dengan cara melihat, mendengar, menyentuh dan aktivitas motorik. Semua kegiatan yang dilakukan berfokus pada mulut (oral). 

b. Tahap pra operasional (2-7 tahun) 
Anak mampu mengoperasionalisasikan apa yang dipikirkan melalui tindakan sesuai dengan pikirannya. Pada saat ini anak masih bersifat egosentris. Pikirannya masih transduktif, artinya menganggap semua sama. 

c. Tahap kongkret (7-11 tahun) 
Anak sudah dapat memandang realistis dan mempunyai anggapan sama dengan orang lain. 

d. Formal operasional (lebih dari 11 tahun sampai dewasa) 
Pada tahap ini anak sudah membentuk gambaran mental dan mampu menyelesaikan aktivitas yang ada dalam pikirannya, mampu menduga dan memperkirakan dengan pikirannya yang abstrak. 

Dari tahap tersebut orang tua wajib untuk mengetahui masa-masa perkembangan anak pada tahap kognitif. Sehingga ketika tumbuh dewasa anak tidak akan merasakan hal yang buruk. 

3. Bahasa 

Perkembangan anak yang tak kalah penting adalah bahasanya. Parent Further menyebut; anak usia 3 tahun umumnya telah mampu mengetahui setidaknya 300 kata. Jumlah itu tidak menutup kemungkinan berkembang menjadi 1.500 kata pada usia 4 tahun, dan mencapai 2.500 kata pada usia 5 tahun. 

Peran orang tua ialah membantu anak dalam mempelajari kata-kata yang akan diucapkannya. Kamu juga bisa mengajukan beberapa pertanyaan ringan agar si anak aktif untuk berbicara. 

4. Sosio Emosional 

Sosialisasi sangat penting diterapkan oleh orang tua terhadap anaknya. Begitu juga dengan perasaan emosional, anak-anak bisa untuk mengekspresikannya. Bahkan mereka kadang tidak bisa mengontrol emosinya. Untuk itulah sangat diperhatikan emosi anak agar tidak berlebihan. 

Selain itu, anak juga memerlukan asupan gizi yang cukup untuk tahap perkembangannya. Makanan yang mereka konsumsi haruslah memenuhi kualitas yang baik. Untuk pertumbuhan fisik anak memerlukan kalsium yang baik, agar tulangnya bisa berkembang dengan sesuai. Protein merupakan asupan yang penting bagi tubuh. Protein adalah zat gizi makro yang berperan dalam membangun serta memperbaiki jaringan yang rusak. 

Karbohidrat juga tak kalah penting sebagai nutrisi untuk tubuh. Karbohidrat merupakan bahan bakar yang akan berubah menjadi energi. Untuk memenuhi semua asupan gizi yang diperlukan si anak, Anda bisa mengolah dan memilih makanan dengan baik. Tentunya cara memasaknya juga harus diperhatikan. 

Dengan menggunakan Blueband, ini bisa menjadi salah satu cara Anda untuk memenuhi kebutuhan gizi pada perkembangan anak. Banyak kandungan gizi yang baik pada Blueband yang akan membantu mengoptimalkan perkembangan si kecil. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.