Inilah Permainan Anak Usia Dini yang Edukatif


Permainan anak usia dini memiliki tujuan untuk merangsang keterampilan dan juga kemampuan motorik serta sensorik dari seorang anak. Jadi ini merupakan kegiatan pembelajaran yang bukan hanya melalui teori atau kata-kata saja namun berdasarkan pada keterlibatan secara langsung. 

Ya, sebagai orang tua Anda memang dituntut untuk bisa memberikan contoh secara langsung kepada anak agar ia mudah dalam memahami serta mengikutinya di kegiatan sehari-hari. 

Umumnya anak-anak akan menjadi sangat aktif apabila telah berusia 2 hingga 6 tahun, keingin-tahuannya yang besar harus bisa disalurkan dengan baik. Untuk itulah peran permainan yang edukatif diperlukan disini. 

Sebisa mungkin hindarkan anak-anak dari gadget jika belum masuk pada usianya. Selain kecanduan penggunaan gadget bagi anak juga bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak menjadi terganggu. 

Alternatif Permainan Anak Usia Dini 

Untuk menghindarkan anak dari yang namanya gadget maka orang tua harus memberikan alternatif pilihan lain yang juga tak kalah menarik. Anda bisa memanfaatkan momen ini untuk menjalin ikatan emosional dengan anak. 

Selain itu Anda juga bisa mengajarkan permainan yang bisa mengedukasi secara tidak langsung. Nah simaklah beberapa permainan anak usia dini berikut ini yang bisa dijadikan sebagai alternatif. 

1. Kotak alfabet 

Biasanya permainan ini dibuat dari bahan kayu dan terdiri atas susunan huruf abjad dan juga deretan angka. Dengan permainan ini tentu Anda bisa mulai untuk mengenalkan si kecil terhadap huruf serta angka. Anda bisa juga mengajari untuk menyusun sebuah kata demi kata, dengan demikian permainan ini bisa dijadikan sebagai media membaca bagi anak. 

2. Balok susun 

Hampir mirip dengan kotak alfabet namun permainan ini dibentuk ke dalam berbagai macam jenis. Seperti persegi, balok, lingkaran, segitiga, dan masih banyak lagi. 

Biasanya bentuk-bentuk tersebut ditambahkan juga gambar agar menarik perhatian anak. Dengan ini Anda bisa mengajari anak tentang banyaknya macam bentuk serta disusun menjadi sebuah bentuk yang lain. 

3. Puzzle 

Permainan anak usia dini edukatif yang paling banyak digemari adalah puzzle. Hal ini tak terlepas dari bentuknya yang lucu, bewarna-warni dan juga bisa disusun menjadi berbagai bentuk. 

Permainan ini sangat baik untuk membantu perkembangan motorik dan sensorik karena anak bisa melatih untuk mengenali warna. Selain itu anak juga bisa melatif kreativitas dengan menuangkan imajinasinya dalam berbagai bentuk. 

4. Lego 

Konsep dari permainan ini sebenarnya hampir sama dengan yang diterapkan di permainan balok kayu. Hanya saja ini dalam versi modernnya, selain itu bentuk lego juga lebih beragam sehingga anak bisa lebih leluasa dalam menyusun sebuah bentuk. Ya memang permainan ini memiliki harga yang lebih mahal namun tidak sedikit yang menyukai permainan ini bahkan orang dewasa pun juga menyukainya. 

Memberikan permainan anak usia dini tidak hanya bisa dilakukan di dalam ruangan, Anda bisa mengajaknya bermain di luar sembari mengenalkan apa yang ada di lingkungan sekitar. Misal saja mulai mengenalkan hewan, tumbuh-tumbuhan atau lain sebagainya. Anda juga bisa mengajarkan untuk mengenal warna serta bentuk dari benda-benda yang ada di sekitar rumah. 

Yang paling penting adalah Anda tidak takut anak menjadi kotor, berani kotor itu baik. Selain itu Anda juga tidak perlu lagi bingung karena mencuci pakaian anak bisa mengggunakan Rinso. Kandungannya efektif untuk membersihkan noda membandel dan juga aman digunakan pada pakaian anak.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.